Leo/Daniel Sabet Emas Asian Games 2026, Tuntaskan Perlawanan Ganda Putra China

Memuat berita

Nasional

Leo/Daniel Sabet Emas Asian Games 2026, Tuntaskan Perlawanan Ganda Putra China

Fazlur Rahman · 30 September 2026 · 14:12 WIB · 6 dibaca
Leo/Daniel Sabet Emas Asian Games 2026, Tuntaskan Perlawanan Ganda Putra China

Foto: Mimbar Nusantara

Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil mempersembahkan medali emas untuk Kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka menjadi juara setelah mengalahkan pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, melalui pertandingan tiga gim di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026).

Leo/Daniel harus melewati pertandingan final yang berlangsung ketat sebelum memastikan kemenangan dengan skor 19-21, 21-13, 21-18. Sempat kehilangan gim pertama, pasangan Indonesia mampu mengubah jalannya pertandingan dan merebut dua gim berikutnya untuk mengamankan medali emas.

Pada gim pembuka, kedua pasangan langsung terlibat kejar-mengejar angka. Leo/Daniel beberapa kali mampu mengambil keunggulan tipis, tetapi Liang/Wang memberikan tekanan melalui serangan dan penempatan bola yang menyulitkan pasangan Indonesia. Wakil China akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-19.

Leo/Daniel kemudian melakukan perubahan permainan pada gim kedua. Mereka tampil lebih agresif dan mampu menjaga keunggulan hingga penghujung gim. Tekanan yang diberikan pasangan Indonesia membuat Liang/Wang kesulitan mengembangkan permainan seperti pada gim pertama. Leo/Daniel pun menyamakan kedudukan setelah menang 21-13.

Memasuki gim penentuan, pertandingan kembali berjalan sengit. Leo/Daniel mampu mempertahankan keunggulan setelah interval dan terus menjaga jarak perolehan poin hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-18. Duel tersebut berlangsung selama 62 menit.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi emas ketiga bagi Indonesia di Asian Games 2026. Yang membuat pencapaian Leo/Daniel semakin istimewa, mereka berhasil mengawinkan gelar beregu putra dan ganda putra individu setelah sebelumnya turut membawa Indonesia meraih medali emas pada nomor beregu putra.

Leo/Daniel sendiri kembali dipasangkan untuk menghadapi Asian Games 2026. Sebelum mencapai final, mereka menyingkirkan pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae di semifinal dengan kemenangan dua gim langsung 21-11, 21-14. Hasil tersebut membawa mereka ke partai puncak sekaligus mempertemukan mereka dengan Liang/Wang.

Liang/Wang bukan lawan yang mudah bagi Leo/Daniel. Pasangan China tersebut datang sebagai salah satu ganda putra papan atas dunia. Namun, Leo/Daniel mampu menunjukkan permainan yang lebih stabil pada momen-momen penting dalam final, terutama setelah tertinggal pada gim pertama.

Bagi Leo, kemenangan tersebut juga memiliki makna personal. Dalam keterangan setelah pertandingan yang dimuat PBSI, Leo mengatakan medali emas tersebut dipersembahkan untuk mendiang ibunya, keluarga, dan istrinya. Ia juga menyebut kepercayaan diri menjadi salah satu kunci penampilan mereka di partai final.

"Kunci hari ini lebih ke kepercayaan diri. Karena ini final kami coba lebih berani saja," ujar Leo seperti dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Sementara itu, Daniel menyampaikan rasa syukur setelah berhasil membawa pulang medali emas. Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus, pelatih, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan kepada mereka selama berlaga di Asian Games 2026.

Daniel mengatakan keberhasilan tersebut ingin dijadikan momentum untuk menambah koleksi gelar mereka, baik dalam nomor beregu maupun individu. Ia juga berharap dapat mempertahankan konsistensi prestasi pada turnamen-turnamen berikutnya.

Selain memberikan medali emas bagi Indonesia, kemenangan di Asian Games juga memiliki konsekuensi terhadap peringkat dunia Leo/Daniel. Berdasarkan sistem poin BWF yang berlaku untuk ajang tersebut, gelar juara memberikan tambahan poin ranking dalam jumlah besar dan menjadi peluang bagi pasangan Indonesia untuk memperbaiki posisi mereka di daftar dunia.

Sebelum Asian Games 2026, Leo/Daniel berada di peringkat ke-43 dunia. Tambahan poin dari keberhasilan mereka di Ichinomiya akan menjadi modal penting dalam perjalanan mereka mengejar posisi yang lebih tinggi pada peringkat ganda putra dunia.

Keberhasilan Leo/Daniel sekaligus memperpanjang catatan penting ganda putra Indonesia di Asian Games. Nomor tersebut selama bertahun-tahun menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi medali bagi Indonesia di ajang olahraga terbesar di Asia.

Dengan kemenangan di Ichinomiya, Leo/Daniel bukan hanya membawa pulang emas dari nomor individu, tetapi juga menutup perjuangan mereka di Asian Games 2026 dengan dua gelar. Mereka telah lebih dahulu membantu Indonesia meraih emas beregu putra dan kemudian kembali berdiri di podium tertinggi melalui nomor ganda putra.

Kini, perhatian Leo/Daniel akan kembali tertuju pada kalender kompetisi bulu tangkis internasional. Gelar Asian Games menjadi tambahan penting dalam perjalanan mereka sekaligus momentum untuk melanjutkan konsistensi setelah kembali dipasangkan sebagai ganda putra Indonesia.